A. PapainSecara umum yang dimaksud
dengan papain adalah salah satu enzim proteolitik yang dihasilkandari isolasi
penyadapan getah buah pepaya (Carica papaya, L.). Papain memiliki EC
3.4.4.10yang tersusun atas 212 residu asam amino dengan berat molekul 21.000
Dalton (Enot Hasanah,2005).Enzim papain sebagai salah satu pengganti enzim
renet mempunyai beberapa kelebihan antaralain lebih mudah didapat, tersedia
dalam jumlah banyak, lebih tahan terhadap kondisi asam dankondisi basa, suhu
tinggi serta harganya murah. Enzim papain sebagai protease sulfhidril
dapatdiaktifkan oleh zat-zat pereduksi dan menjadi tidak aktif jika terdapat
zat pengoksidasi. Burgesdan Shaw dalam Godfrey dan Reichet (1986) menyatakan
bahwa enzim papain memutus ikatan peptida pada residu asparagin-glutamin,
glutamat-alanin, leusin-valin dan penilalanintirosin.Enzim tersebut akan
bekerja secara optimal tergantung dari konsentrasi yang diberikan(Nurhidayati,
2003).
B. Pepaya Sebagai Sumber PapainEnzim
papain berasal dari buah pepaya, sedangkan kandungan tertinggi papain terdapat
pada buah pepaya muda. Pepaya tergolong dalam famili caricaceae dan khas
tumbuh di negara tropis.Semua bagian dari pepaya dapat dimanfaatkan dengan baik
untuk kesejahteraan manusia. Mulaidari daun, buah yang masih muda maupun yang
telah matang, hingga batangnya pun dapatdimanfaatkan. Buah papaya mengandung 46
KKal, protein 0.50 gram, karbohidrat 12.20 gram,kalsium 23 mg, besi 1.7 mg,
vitamin A 365 SI, vitamin B1 0.04 mg, vitamin C 78.9 mg, dan air 86.7 mg.
Lebih dari lima puluh jenis asam amino terkandung dalam getah buah pepaya
muda,antara lain asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin,
alanin, valine, isoleusin,leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysine,
arginin, triptop han, dan sistein.Selain bagian tanaman, jenis pepaya pun
sangat menentukan kualitas dan kwantitas getah untuk menghasilkan papain.
Dari beberapa hasil penelitian diperoleh bahwa papaya semangka
dapatmenghaasilkan getah lebih banyak jika dibandingkan jenis lainnya. Dan aktivitas
enzimatik nya pun lebih baik dari yang lain. Oleh sebab itu untuk industri
papain sebaiknya menggunakan pepaya semangka dan sebaiknya getahnya
berasal dari buahnya saja.Dalam getah pepaya yang masih muda terdapat tiga
jenis enzim, yaitu enzim papain, kimopapaindan lisozim. Enzim papain dan
kimopapain ini mempunyai kemampuan menguraikan ikatan-ikatan dalam molekul
protein, sehingga protein terurai menjadi polipeptida dan dipeptida.
Akantetapi, untuk proses pengempukkan daging lebih efektif menggunakan enzim
papain.Keistimewaan enzim papain dalam hal ini adalah mempunyai kestabilan yang
baik pada larutanyang mempunyai pH 5.0, memiliki keaktifan sintetik serta daya
tahan panas yang lebih tinggidari enzim lain, bahkan proses pengempukan daging
terjadi dalam proses pemasakan, yaitu padasuhu tinggi. Disamping itu, enzim
papain memiliki kemampuan membentuk protein baru atausenyawa yang menyerupai
protein disebut dengan plastein dari hasil hidrolisis protein.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar