Minggu, 29 September 2013

puasa menekan gairah seksual

teringat suatu dialog  disebuah sinetron religi "Para PencariTuhan", bang Jack menganjurkan kepada 3 orang pemuda yang mulai belajar tentang agamanya untuk berpuasa jika belum sanggup untuk menikah.
 Hal ini jika dikaji secara syar'i memang mengadung makna yang mendalam, dimana disaat seseorang sedang berpuasa maka dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk menahan diri dari segala yang membatalkan puasanya. sehingga bagi yang belum sanggup menikah, dengan berpuasa maka ia akan terhindar dari yang namanya "zina".
Dan ternyata hal  yang disunnahkan ini selain mengandung hikmah secara syar'i, juga mengandung kajian secara ilmiah.
berdasarkan kajian bio molekuler, tubuh manusia terdiri atas jutaan sel, dimana sel - sel tersebut terus menerus melakukan metabolisme dan reproduksi sel secara mitosis dan meiosis. pada proses pembelahan sel - sel tersebut melibatkan enzim - enzim yang sangat berperan penting. Dan enzim- enzim yang terlibat, untuk melakukan tugasnya membutuhkan energi dalam bentuk ATP diperoleh dari nutrisi yang masuk kedalam sel. Maka apabila kita berpuasa, maka  tidak ada nutrisi yang masuk kedalam tubuh untuk diteruskan ke  sel, secara otomatis tidak ada ATP yang dihasilkan, maka aktivitas sel pun terhambat . Kalau aktivitas sel terhambat, maka akan berpengaruh terhadap metabolisme tubuh kita, misalnya : pada saat kita lapar, kita pasti akan lebih mementingkan memenuhi kebutuhan makan kita ketimbang memenuhi kebutuhan seksual. jadi berdasarkan kajian tersebut kita dapat fahami hikmah dibalik anjuran puasa bagi orang yang belum sanggup untuk menikah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar