Minggu, 29 September 2013

sejarah penemuan enzim


Menurut  Pasteur,  proses  fermentasi merupakan  proses  vital  untuk  kehidupan. Pendapat  tersebut ditentang oleh Bernard  (1875), bahwa khamir dapat memecah gula menjadi  alkohol  dan  CO2  karena  mengandung  katalisator  biologis  dalam  selnya.  Katalisator  biologis  tersebut  dapat  diekstrak  sebagai  larutan  yang  tetap  dapat menunjukkan kemampuan fermentasi, sehingga fermentasi dapat dibuat sebagai proses yang tidak vital lagi (tanpa sel).

Pada  tahun  1897,  Buchner  dapat  membuktikan  gagasan  Bernard,  yaitu  pada saat menggerus sel khamir dengan pasir dan ditambahkan sejumlah besar gula, terlihat dari  campuran  tersebut  dibebaskan CO2  dan  sedikit  alkohol. Penemuan  ini membuka jalan ke perkembangan biokimia modern. Akhirnya dapat diketahui bahwa pembentukan  alkohol  dari  gula  oleh  khamir,  merupakan  hasil  urutan  beberapa  reaksi  kimia,  yang masing-masing dikatalisir oleh biokatalisator yang spesifik atau dikenal sebagai enzim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar